alankanews.com, Asahan – Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Asahan melaksanakan pengamanan secara humanis dalam mengawal jalannya aksi unjuk rasa damai yang digelar oleh Spontanitas Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kisaran di Kantor DPRD Kabupaten Asahan, Selasa (23/6/2026).
Pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung aman, tertib, serta tetap mengedepankan pendekatan persuasif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Seluruh rangkaian aksi berlangsung kondusif berkat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan peserta aksi.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan berbagai aspirasi yang mencakup isu nasional maupun daerah. Pada tingkat nasional, mahasiswa meminta evaluasi terhadap pelaksanaan sejumlah program pemerintah, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Brigade Pangan. Sementara itu, untuk tingkat daerah, mereka menyoroti pentingnya transparansi pengelolaan APBD, penertiban tempat hiburan malam, serta pemerataan pembangunan infrastruktur jalan dan jaringan listrik hingga ke wilayah pelosok Kabupaten Asahan.
Berbagai aspirasi tersebut diterima langsung dalam forum audiensi yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan. Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., Ketua DPRD Kabupaten Asahan, H. Efi Irwansyah Pane, M.K.M., Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., serta Kepala Kejaksaan Negeri Kisaran, Mochamad Judhy Ismono, S.H., M.H.
Dalam dialog yang berlangsung terbuka, unsur Forkopimda memberikan apresiasi atas sikap mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Wakil Bupati Asahan, Rianto, menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini terus melakukan pendataan menyeluruh bersama PLN dalam rangka percepatan pemerataan jaringan listrik desa. Upaya tersebut didukung melalui nota kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Tinggi guna mempercepat pelaksanaan program yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Rianto juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp13 miliar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang akan digunakan untuk mendukung perbaikan gedung-gedung sekolah sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di daerah.
Sementara itu, Kapolres Asahan bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kisaran menegaskan kesiapan institusi masing-masing dalam mendukung penegakan supremasi hukum, mengawal berbagai program strategis pemerintah, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.
Selama pelaksanaan aksi, personel Satpol PP Kabupaten Asahan bersama unsur TNI dan Polri terus melakukan pengamanan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis. Pendekatan tersebut memungkinkan penyampaian aspirasi berlangsung dengan aman tanpa mengganggu aktivitas pelayanan publik.
Aksi unjuk rasa akhirnya berakhir dengan tertib pada pukul 17.18 WIB. Massa membubarkan diri secara damai setelah seluruh aspirasi disampaikan dan diterima oleh unsur Forkopimda Kabupaten Asahan.
Keberhasilan pengamanan ini menjadi bukti sinergi yang baik antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan elemen masyarakat dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat. Satpol PP Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tugas penegakan peraturan daerah serta menjaga ketenteraman dan ketertiban umum dengan mengedepankan prinsip berwibawa, disiplin, dan humanis.(darma)