Rutan Bengkulu Lakukan Pemeliharaan Borgol Demi Tingkatkan Keamanan

Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta efektivitas sistem keamanan internal, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu melaksanakan pemeliharaan alat bantu pengamanan, khususnya borgol. Foto : Cyntia/Alankanews.com

Alankanews.com --  Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta efektivitas sistem keamanan internal, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu melaksanakan pemeliharaan alat bantu pengamanan, khususnya borgol. Kegiatan ini melibatkan jajaran pengamanan, petugas Subseksi Pengelolaan, serta taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) yang tengah menjalani praktik lapangan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Ahmad Gunawan, memimpin langsung jalannya kegiatan. Ia menegaskan pentingnya pemeliharaan rutin terhadap alat bantu, terutama borgol, yang berperan vital dalam pengendalian dan pengamanan tahanan.

“Kami ingin memastikan setiap alat bantu, khususnya borgol, dalam kondisi prima. Hal ini penting agar tidak menimbulkan kendala teknis saat digunakan, terutama dalam situasi darurat,” ujar Ahmad Gunawan di sela kegiatan.

Pemeliharaan dilakukan secara menyeluruh, meliputi pengecekan kelengkapan bagian, pengujian fungsi kunci, hingga pelumasan engsel untuk mencegah kerusakan. Alat yang dinilai tidak layak pakai langsung diidentifikasi untuk diajukan penggantian.

Selain memastikan kesiapan alat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi taruna Poltekip. Mereka dilibatkan langsung dalam proses teknis, mulai dari pemeriksaan hingga pemahaman prosedur standar penggunaan alat bantu pengamanan.

“Kami berterima kasih atas kesempatan ini. Kegiatan ini membuka wawasan kami tentang pentingnya perawatan alat pengamanan, yang sering kali terabaikan namun sangat krusial,” ujar Sakha, salah satu taruna peserta kegiatan.

Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Yulian Fernando, mengapresiasi sinergi antara jajaran pengamanan dan pengelolaan serta keterlibatan taruna. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan komitmen Rutan Bengkulu dalam membangun budaya kerja profesional dan berkelanjutan.

“Pemeliharaan alat bantu pengamanan merupakan bagian dari upaya deteksi dini. Ini juga menjadi bentuk dukungan Rutan Bengkulu terhadap pelayanan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas,” tutup Yulian.

Reporter : Cyntia Pramesti

Editor : Gita KMS