Tanaman Bonsai Miliki Nilai Ekonomi, Berikut Kisaran Harganya

Tanaman bonsai adalah pohon atau tanaman yang ditanam dalam pot kecil dan dibentuk sedemikian rupa sehingga tampak seperti versi miniatur dari pohon besar, di Bengkulu, Senin (26/08)/(Foto:Aisyah)

Alankanews.com,Bengkulu-- Tanaman bonsai adalah pohon atau tanaman yang ditanam dalam pot kecil dan dibentuk sedemikian rupa sehingga tampak seperti versi miniatur dari pohon besar. Seni bonsai berasal dari Jepang, meskipun praktik menanam pohon miniatur ini sebenarnya berakar dari tradisi kuno Tiongkok yang disebut "penjing."

Jenis-jenis tanaman yang sering dijadikan bonsai:
1. Ficus

Jenis ini populer karena mudah dirawat dan tahan terhadap kondisi dalam ruangan.

2. Juniperus

Memiliki daun seperti jarum yang indah dan sering dibentuk menjadi bonsai yang dramatis.

3. Beringin

Sering dipilih karena mudah dibentuk dan memiliki akar udara yang menarik.

4. Serut (Streblus asper)

Terkenal di Indonesia karena tampilan batang dan akarnya yang unik.

5. Maple (Acer)

Daunnya yang berubah warna dengan musim membuatnya populer sebagai bonsai.

6. Pinus

Sering digunakan dalam bonsai untuk memberi kesan alami dan kuno.

Harga tanaman bonsai sangat bervariasi tergantung pada jenis tanaman, ukuran, umur, dan keunikannya. Secara umum, harga bonsai bisa berkisar dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Bonsai yang sudah tua, unik, atau berasal dari spesies langka bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Sebagai contoh:
- Bonsai kecil atau yang baru dibentuk bisa mulai dari sekitar Rp 200.000 hingga Rp 1.000.000.
- Bonsai yang lebih besar atau yang sudah berumur bisa mencapai Rp 5.000.000 hingga Rp 20.000.000.
- Bonsai langka atau yang sudah sangat tua bisa memiliki harga yang jauh lebih tinggi, bahkan hingga Rp 100.000.000 atau lebih.

Jika Anda mencari bonsai untuk dibeli, sebaiknya memeriksa langsung ke toko tanaman, pameran bonsai, atau marketplace untuk melihat kisaran harga yang sesuai dengan jenis dan kualitas yang Anda inginkan.

 

 

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla