Tiga Kecamatan di Kota Bengkulu Masuk Daftar Rawan Banjir, BPBD Berikan Peringatan

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bengkulu, Denny Martin, di Kota Bengkulu, Sabtu (25/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Kota Bengkulu--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu telah melakukan identifikasi terhadap tiga kecamatan yang berpotensi tinggi mengalami banjir, terutama karena letaknya yang dekat dengan aliran Sungai Bengkulu. Ketiga kecamatan tersebut adalah Muara Bangkahulu, Sungai Serut, dan Ratu Agung, yang sering terdampak banjir saat Sungai Bengkulu meluap, Sabtu (25/01/2025).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bengkulu, Denny Martin, menjelaskan bahwa di Kecamatan Sungai Serut, wilayah rawan banjir meliputi area Tanjung Agung hingga Surabaya. Jika hujan deras di hulu menyebabkan aliran sungai meluap, dampak banjir akan meluas ke daerah Sungai Serut dan Rawa Makmur. Sementara itu, di Kecamatan Ratu Agung, Kelurahan Sawah Lebar merupakan daerah yang sering mengalami banjir parah.

"Banjir di kawasan ini biasanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, dan genangan air akan cepat surut dalam beberapa jam jika tidak ada hujan susulan," ujar Denny Martin.

Selain ketiga kecamatan utama, beberapa wilayah lain di Kota Bengkulu juga pernah terdampak banjir, meskipun seringkali hanya di beberapa kelurahan. Di Kecamatan Selebar, misalnya, Kelurahan Bumi Ayu, yang terletak di belakang Wisma Haji, sering mengalami banjir. Kecamatan Singaran Pati juga meliputi Kelurahan Jembatan Kecil yang rawan banjir, sementara Kecamatan Gading Cempaka terletak di sekitar area belakang Poltekes dan Kecamatan Teluk Segara di Kelurahan Pasar Bengkulu.

BPBD Kota Bengkulu terus memantau kondisi cuaca dan kawasan yang berisiko banjir guna meminimalkan dampak yang lebih besar. Masyarakat diminta untuk selalu waspada, terutama selama musim hujan dengan curah hujan yang tinggi.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla