Alankanews.com,Bengkulu-- Meskipun Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah telah diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung pada Sabtu (23/11/2024), tim pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah (RM) - Meriani, memastikan bahwa pasangan ini tetap akan mengikuti pelaksanaan Pilkada 2024 yang dijadwalkan pada 27 November 2024.
Perwakilan dari partai pengusung pasangan tersebut, Usin Abdisyah Putra Sembiring, menyatakan bahwa tidak ada rencana pembatalan pencalonan Rohidin dan Meriani. Menurutnya, kejadian hukum yang melibatkan Rohidin tidak akan mempengaruhi pencalonan mereka dalam Pilkada.
"Berkaitan dengan peristiwa yang saat ini terjadi, bagi tim pemenangan, tidak ada hubungannya dengan tim pemenangan Romer (Rohidin-Meriani). Kalaupun ada penanganan hukum, itu adalah penanganan hukum dari tim Rohidin sebagai kandidat calon gubernur," ujar Usin dalam pernyataan yang disampaikan pada Minggu kemarin (24/11/2024).
Usin menambahkan bahwa meskipun peristiwa hukum ini terjadi, tim pemenangan tetap berkomitmen untuk memenangkan Pilkada 2024.
"Dengan adanya peristiwa ini, menjadi semangat dan dorongan bagi kami untuk memenangkan Pilkada pada 27 November 2024," kata Usin, mengajak seluruh tim pemenangan dan masyarakat untuk mendukung pasangan Romer.
Sementara itu, calon Wakil Gubernur Bengkulu, Meriani, mengajak seluruh relawan, simpatisan, dan masyarakat untuk tetap tenang dan menjadikan peristiwa ini sebagai dorongan semangat. "Saya dengan ini menyatakan kepada seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu, menghadapi permasalahan ini, kita harus berkepala dingin dan kita harus melihat praduga tak bersalah," ujar Meriani, mengingatkan pentingnya asas praduga tak bersalah dalam proses hukum.
Dalam perkembangan sebelumnya, KPK telah mengungkapkan bahwa jumlah orang yang terjaring dalam OTT di Bengkulu bertambah menjadi delapan orang.
"Sampai dengan saat ini, sudah ada delapan orang di jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu yang diamankan oleh KPK," ujar Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, saat dikonfirmasi pada Minggu (24/11/2024) kemarin.
KPK juga telah menerbangkan delapan orang tersebut ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Selain itu, penyidik KPK juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai dan dokumen terkait kasus ini, meskipun belum merinci jumlah uang yang disita. KPK terus melanjutkan penyidikan terkait dugaan korupsi ini, yang melibatkan beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Meskipun situasi ini memunculkan dinamika politik, tim pemenangan pasangan Romer menegaskan bahwa mereka akan tetap fokus pada upaya memenangkan Pilkada 2024.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla