Alankanews.com,Bengkulu-- Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, 23 baliho pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, Rohidin-Meriani (Romer) di Kabupaten Lebong dan Seluma dirusak, Jumat (06/09).
Perusakan baliho tersebut mendapat kecaman keras dari Tim Kuasa Hukum Romer. Tindakan tersebut dinilai sebagai upaya mengganggu proses demokrasi, dan tim berencana segera menempuh jalur hukum.
Tim Kuasa Hukum Romer, Jecky Haryanto, SH, mengatakan bahwa perusakan baliho tersebut dapat merugikan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Rohidin-Meriani, selain itu uga merupakan tindakan pidana yang dapat mengganggu stabilitas kampanye Pilkada.

Tim kuasa hukum calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, di Bengkulu, Jumat (06/07)/(Foto:Aisyah)
“Ini bukan sekadar soal materi, tindakan ini berpotensi merusak situasi keamanan dan ketertiban Pilkada. Tindakan ini juga merupakan pelanggaran pidana yang melanggar Pasal 406 dan/atau Pasal 170 KUHPidana,” jelas Jecky, Jumat (06/09).
Jecky juga mengatakan bahwa aksi perusakan ini mengancam integritas demokrasi di Bengkulu, di mana Pilkada seharusnya berlangsung bersih, adil, dan sportif, tetapi akibat dari aksi dapat membuat demokrasi di Bengkulu sangat terlihat tidak sportif oleh masyarakat luar Provinsi.
Dengan adanya kejadian ini, tim Kuasa Hukum Romer, Aizan Dahlan, SH, juga mengatakan, akan segera melaporkannya ke Polres Lebong dan Seluma serta berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengusut tuntas pelanggaran ini.
“Kami akan membawa kasus ini ke pihak berwenang dan memastikan pelaku dihukum. Bawaslu juga akan kami libatkan dalam penyelidikan pelanggaran pemilu yang terjadi,” ujar Aizan.
Selain langkah hukum, pihaknya juga Menghimbau agar proses demokrasi Pilkada 2024 ini di lakukan dengan cara-cara yang sportif. Kepada pendukung Rohidin-Meriani dan simpatisan untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi jangan terpancing untuk melakukan tindakan provokatif serupa.
Mereka juga mengingatkan pentingnya menjaga ketenangan dan mendukung Pilkada dengan sportifitas dan damai.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla