Alankanews.com,Bengkulu-- Pemerintah Provinsi Bengkulu memfasilitasi keluarnya anggaran dari DLHK, difokuskan untuk pembangunan di Provinsi Bengkulu, Senin (26/02).
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Isnan Fajri, S.Sos., M.Kes., mengatakan, Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat mengapresiasikan serta menyambut baik kegiatan yang diinisiasikan oleh Bank Indonesia perwakilan Bengkulu. Melakukan sarahseran terkait perkembangan ekonomi suatu laporan perekonomian Provinsi Bengkulu.
"Sebagai indikator-indikator hasilnya juga nanti kita harapkan sebagai bahan kita dalam menentukan perencanaan terutama untuk tahun 2025," ujar Isnan, Senin (26/02).
"Ini momentumnya sangat pas, karena sekarang kita sedang menyiapkan proses perencanaan APBD untuk tahun 2025, makanya ini waktunya pas sekali. Untuk APBD ini sasaranya, pertumbuhan infrastruktur dan konektivitas, dan pertumbuhan otomatiskan sudah ekonomi secara luas sudah termasuk," tambahnya.
Terkait bantuan dari DLHK tahun ini masih berproses sekitar Rp 11 miliar, tapi tidak masuk dalam struktur APBD nantikan ada badan tertentu untuk mengelola, tapi lokusnya di Provinsi Bengkulu.
Untuk penanganan pembangunan ekonomi yang berkaitan dengan pengelolaan hutan dan sebagainya. Secara rincinya belum kita dapatkan, nanti kita berkolaborasi karena anggaran itu difokuskan untuk Pemerintah Provinsi Bengkulu.
"Perencanaannya kita masih menunggu, karena tugas Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menginisiasi, memfasilitasi sehingga keluar anggaran itu. Setelah keluar anggaran ini nanti dari DLHK melalui pihak ke tiga, nanti pihak ke tiga ini yang akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu," pungkasnya.
Penulis : Annisa Putri Khafifa
Editor : Beta Kurnia