Alankanews.com, Bengkulu-- Beredar di Media Sosial video ribuan nyamuk masuk rumah warga gang sepadan kelurahan dusun Besar, Kecamatan Siangaran Pati Kota Bengkulu pada Selasa (24/10).
Dari laporan warga, nyamuk tersebut sudah di semprot mengguakan obat nyamuk setiap hari, bahkan dalam 2 hari dapat menghabiskan 1 botol obat nyamuk semprot, tetapi nyamuk tersebut kembali lagi setiap sore harinya.

Ribuan nyamuk masuk rumah warga gang sepadan Kota Bengkulu, Selasa (24/10)/ (Foto:dok warga)
Menanggapi hal tersebut, Ketua KNPI Kota Bengkulu Kartono Hadi, meminta Dinas Kesahatan Kota bengkulu segera melakukan pengecekan dan langsung mengambil tindakan, karena hal tersebut sudah tidak biasa.
“Kami melihat ini bukan hal yang biasa lagi, jadi memang perlu Dinas Kesehatan melakukan pengecekan terkait apa yang terjadi biar bisa ditindak lanjuti,” jelas Kartono.
Ia juga mengatakan, pemerintah jangan menganggap sepeleh hal ini, karena namuk ini bisa menyebabkan kematian.
“Pemerintah jangan menganggap sepeleh terhadap banyaknya nyamuk tersebut, karena seperti yang kita ketahui banyak sekali penyakit yang berbahaya yang disebabkan oleh nyamuk, seperti DBD dan malaria yang bisa menyebabkan kematian. Sambung Kartono.
Hartono juga menyampaikan jangan sampai hal ini membawa celaka bagi masyarakat, mengingat pada tahun 2023 ini ada sekitar 31 orang meninggal karena DBD.
Dikatakannya lagi, saat ini kondisi cuaca yang terik dan akhir-akhir ini mendung membuat nyamuk cepat berkembang. Jadi dirinya berharap Dinak Kesehatan langsung melakukan penyemprotan.
“Kita berharap hal-hal pencegahan segera dilakukan oleh pemerintah secepatnya, kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan selalu menjaga kebersihan,”
Reporter : Beta Kurnia
Editor : Aisyah Oktavia