BPBD Rejang Lebong Keluarkan Peringatan Bahaya Angin Kencang, Warga Diminta Waspada

Petugas BPBD Rejang Lebong tengah melakukan pemotongan ranting pohon roboh di Jalan Merdeka tepat di depan GOR Curup, Jumat, (13/12/2024).Foto:Sasti/Alankanews.com

Alankanews.com,Rejang Lebong--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengeluarkan peringatan dini terkait ancaman bahaya angin kencang yang melanda wilayah tersebut. Peringatan ini ditujukan kepada 15 kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana yang dapat ditimbulkan, Jumat (13/12/2024).

Kepala BPBD Rejang Lebong, Shalahuddin, mengatakan bahwa warga diminta untuk tidak berlindung di bawah pohon atau papan reklame yang rentan roboh akibat angin kencang. 

"Peringatan bahaya angin kencang sudah kami kirimkan kepada pihak kecamatan untuk diteruskan ke desa/kelurahan di wilayah masing-masing. Ini untuk memberi tahu warga agar lebih berhati-hati dan menghindari potensi korban," ujar Shalahuddin di Rejang Lebong. 

Angin kencang disertai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat telah melanda Kabupaten Rejang Lebong sejak beberapa hari terakhir. Fenomena ini menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah warga, pohon tumbang, dan terputusnya jaringan listrik.

Shalahuddin menjelaskan bahwa beberapa hari ini angin kencang menyebabkan beberapa kejadian kerusakan. Di antaranya, atap rangka baja sebuah toko di Pasar Tengah Curup terbang dibawa angin kencang dan tersangkut di tiang listrik, yang mengakibatkan pemadaman listrik dari pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. Proses pengangkatan menggunakan alat berat.

Selain itu, pohon tumbang menimpa gedung SDN 16 Rejang Lebong di Kelurahan Jalan Baru, Kecamatan Curup, serta tiang listrik roboh di Desa Dusun Sawah, Kecamatan Curup Utara. Kejadian lainnya termasuk pohon tumbang yang menimpa tiang listrik di Jalan Soeprapto, Kelurahan Talang Rimbo Lama, dan pohon tumbang di Jalan Merdeka, Kecamatan Curup, tepatnya di depan GOR Curup.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Rejang Lebong telah menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) serta alat berat seperti loader, mini excavator, dan mobil tangki. Selain itu, persediaan bahan makanan dan kebutuhan darurat lainnya juga telah disiapkan untuk segera diturunkan ke lapangan jika terjadi bencana alam.

Penulis : Sasti

Editor : Andrini Ratna Dilla