BPDAS Ketahun Sediakan Bibit Gratis untuk Program Perhutanan Sosial dan Penghijauan

Persediaan Bibit Tanaman untuk Program Penghijauan di Provinsi Bengkulu, Senin (30/12/2024).Foto:Aisyah,Alankanews.com

Alankanews.com,Provinsi Bengkulu--Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS) Ketahun menyediakan berbagai jenis bibit tanaman untuk mendukung program perhutanan sosial dan kegiatan penghijauan di Provinsi Bengkulu.

Pelaksana Teknis Persemaian Permanen Tahura Rajo Lelo BPDAS Ketahun, Aditya Prakoso, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 18 jenis bibit tanaman yang diproduksi di persemaian tersebut.

Di antaranya adalah tanaman keras atau berkayu seperti Pala, Kayu Bawang, Kayu Trembesi, Kayu Bambang Lanang (Balan), Cengkeh, Jengkol, Petai, Durian, dan berbagai jenis tanaman buah serta hias seperti Bambu, Alpukat, Nangka, Tabebuya, Pucuk Merah, dan Pinang Batara.

“Bibit yang disediakan ini diutamakan untuk kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan. Selain itu, kami juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan untuk program perhutanan sosial atau penghijauan,” ujar Aditya

Untuk memperoleh bibit, masyarakat bisa mengajukan permohonan langsung ke Persemaian Permanen Tahura Rajo Lelo atau ke BPDAS Ketahun di Sawah Lebar. Aditya menjelaskan bahwa untuk kebutuhan kecil, seperti 25 batang bibit per KTP, pemohon bisa langsung mengajukan ke persemaian. Namun, jika permohonan lebih dari itu, misalnya hingga 2.000 batang, pemohon harus mengajukan permohonan ke kantor BPDAS Ketahun.

Penyediaan bibit ini, selain mendukung kegiatan internal BPDAS, juga membantu program penghijauan yang dilakukan oleh dinas, instansi, dan lembaga di Bengkulu. Aditya juga menegaskan bahwa bibit yang disediakan telah melalui proses seleksi ketat dan menggunakan benih bersertifikat.

“Untuk mengajukan permohonan bibit, masyarakat harus melengkapi beberapa persyaratan, seperti fotokopi KTP, lokasi dan luas lahan yang akan ditanami, serta surat permohonan bibit. Setelah persyaratan disetujui, pemohon bisa langsung menerima bibit yang dibutuhkan,” pungkasnya.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla