Alankanews.com,Kota Bengkulu--Layanan Call Center 112 di Kota Bengkulu menghadapi tantangan serius akibat banyaknya panggilan iseng yang mengganggu operasionalnya. Pada tahun 2024, dari total 13.746 panggilan yang diterima, hanya 106 panggilan yang benar-benar terkait dengan laporan darurat, sementara sisanya sebagian besar adalah panggilan tidak penting. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Gitagama, melalui Kabid Penyelenggara E-Government, Wiwik Rahayu, Sabtu (18/01/2025).
Wiwik mengungkapkan bahwa Call Center 112 seharusnya digunakan semata-mata untuk melaporkan kejadian-kejadian darurat, seperti kebakaran, bencana alam, gangguan ketertiban, atau kecelakaan. Ia menegaskan bahwa panggilan iseng hanya akan mengganggu proses penanganan yang sangat krusial.
"Panggilan iseng mengganggu upaya petugas dalam menyaring laporan yang masuk, sehingga memperlambat respons terhadap keadaan darurat yang sebenarnya," ujarnya.
Menurut Wiwik, laporan yang diterima oleh Call Center 112 selama ini kebanyakan terkait dengan kebakaran, ular, pohon tumbang, kecelakaan, dan gangguan lalu lintas. Setiap laporan yang masuk akan diproses dan diteruskan ke dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sesuai dengan standar operasional yang ketat untuk memastikan penanganan yang cepat dan tepat.
Wiwik juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan layanan Call Center 112. Ia menyatakan bahwa kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting untuk kelancaran dan efektivitas layanan ini.
"Layanan Call Center 112 harus dapat dimanfaatkan dengan baik agar petugas dapat memberikan bantuan optimal bagi mereka yang benar-benar membutuhkan pertolongan," tutupnya.
Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat, diharapkan layanan Call Center 112 di Kota Bengkulu dapat tetap berfungsi dengan baik dan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan pertolongan darurat tanpa terganggu oleh panggilan-panggilan tidak penting.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla