Cuaca Buruk, Kapal Karam di Perairan Bengkulu, Dua Nelayan Selamat

Cuaca buruk di perairan Bengkulu nyaris merenggut nyawa dua nelayan asal Kelurahan Malabero. Foto : Cyntia P

Alankanews.com -- Cuaca buruk di perairan Bengkulu nyaris merenggut nyawa dua nelayan asal Kelurahan Malabero, Bambang Sutrisno dan Deki Harianto. Keduanya berhasil selamat setelah kapal yang ditumpangi karam akibat mesin rusak dan hantaman ombak besar pada Selasa (12/8/2025) siang.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB ketika keduanya tengah mengangkat jaring di laut. Tiba-tiba mesin kapal mati, disusul gelombang tinggi yang menghantam hingga kapal terbalik. Dalam kondisi panik, Bambang dan Deki bertahan dengan berpegangan pada jerigen, sementara arus laut menyeret mereka hingga ke perairan Sungai Suci, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Beruntung, keduanya terlihat oleh warga yang kemudian mengevakuasi mereka ke daratan. Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, bersama pimpinan Baznas dan jajaran Pemkot, langsung mengunjungi kediaman para korban. Selain memastikan kondisi kesehatan mereka, pemerintah juga menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk dukungan moral.

“Ini bentuk perhatian kepada warga kita, nelayan yang terdampar. Alhamdulillah mereka selamat. Nilainya tidak besar, tapi yang terpenting ada perhatian dari pemerintah,” ujar Dedy.

Dedy juga mengingatkan para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di perairan Bengkulu. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang. Sementara itu, Bambang dan Deki mengaku terharu atas perhatian yang diberikan pemerintah.

Reporter : Cyntia P

Editor : Gita KMS