Dinkes Seluma Lakukan Pemeriksaan Kesehatan untuk 170 Calon Jemaah Haji

Pemeriksaan Calon Jemaah Haji, di Seluma, Kamis (16/01/2025).Foto:Septon/Alankanews.com

Alankanews.com,Seluma--Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seluma mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi 170 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Seluma. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju ibadah haji yang dilaksanakan di empat Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Seluma, 

Kepala Dinkes Seluma, Rudi Syawaludin, melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Mazda, S.KM, M.Ling, menjelaskan bahwa dari 170 CJH yang diperiksa, 8 di antaranya adalah lansia. Pemeriksaan kesehatan dibagi ke dalam empat titik Puskesmas berdasarkan kedekatan alamat CJH, yaitu Puskesmas Cahaya Negeri dengan 78 CJH, Puskesmas Dermayu dengan 31 CJH, Puskesmas Kota Tais dengan 42 CJH, dan Puskesmas Masmambang dengan 19 CJH.

Mazda menambahkan, pembagian lokasi pemeriksaan tersebut mempertimbangkan lokasi domisili CJH, dengan mayoritas berasal dari Kecamatan Seluma dan Sukaraja, sementara Kecamatan Talo dan Semidang Alas Maras (SAM) memiliki jumlah yang lebih sedikit.

 “Untuk CJH dari arah Kecamatan Talo hingga ke SAM, pemeriksaannya dipusatkan di Puskesmas Masmambang,” ujarnya.

Pemeriksaan kesehatan tahap awal dilakukan pada 15 dan 16 Januari 2025, yang meliputi pemeriksaan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, golongan darah, serta pemeriksaan fisik lainnya. Mazda menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan tahap awal, sebelum dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan lanjutan yang mencakup pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan jantung (EKG), rontgen paru-paru, pemeriksaan kognitif, kesehatan mental, dan kemampuan dalam aktivitas sehari-hari (ADL).

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa para CJH layak untuk berangkat ke Tanah Suci, memberikan perlindungan kesehatan selama ibadah haji, serta mengidentifikasi faktor risiko yang dapat mempengaruhi kesehatan mereka.

 “Jika hasil pemeriksaan menunjukkan ada CJH yang tidak memenuhi syarat, maka keberangkatannya bisa dibatalkan,” ujar Mazda.

Pada tahun ini, jumlah CJH dari Kabupaten Seluma mengalami sedikit penurunan, dengan 170 CJH, sedangkan tahun lalu tercatat sebanyak 171 orang. Jemaah haji tertua tahun ini adalah Mahyudin Merta Umar yang berusia 84 tahun, sementara yang termuda adalah Irma Yuliana Bandung yang berusia 22 tahun.

Daftar tunggu keberangkatan haji dari Kabupaten Seluma kini mencapai 18 tahun, artinya calon haji yang mendaftar sekarang baru dapat berangkat pada tahun 2043. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Seluma, H. Heriansyah, menyebutkan bahwa meskipun daftar tunggu cukup lama, Seluma masih memiliki waktu tunggu yang lebih singkat dibandingkan daerah lain. Bagi yang tidak ingin menunggu lama, warga Seluma dapat mendaftar haji melalui jalur swasta, seperti Haji Plus atau Haji Furoda.

Penulis : Septon

Editor : Andrini Ratna Dilla