DKPP Bengkulu Perketat Pengawasan Ternak untuk Hindari Penyebaran PMK

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bengkulu, Henny Kusuma Dewi, di Bengkulu, Selasa (21/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Kota Bengkulu--Untuk mencegah meluasnya penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu meminta kepada peternak untuk menunda sementara pembelian hewan ternak dari luar kota. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif agar wabah PMK tidak semakin meluas di wilayah Kota Bengkulu, Selasa (21/01/2025).

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bengkulu, Henny Kusuma Dewi, menjelaskan bahwa pihaknya terus mengintensifkan pemantauan dan memberikan edukasi kepada peternak mengenai pentingnya langkah-langkah pencegahan terhadap PMK.

"DKPP terus mengintensifkan pemantauan dan memberikan edukasi kepada peternak dalam upaya menanggulangi wabah PMK," ujar Henny. 

"Untuk sementara waktu, kami meminta peternak lebih selektif dalam melakukan pemeriksaan ketat sebelum memasok hewan ternak, guna menghindari penyebaran lebih lanjut." tambahnya.

Saat ini, sudah ditemukan 14 ekor sapi di Kota Bengkulu yang diduga terjangkit PMK, yang diperkirakan berasal dari daerah tetangga. DKPP pun terus bekerja sama dengan peternak lokal serta instansi terkait untuk mengendalikan situasi ini.

"DKPP bekerja keras untuk mengendalikan situasi ini melalui koordinasi yang ketat dengan peternak lokal dan instansi terkait agar wabah tidak menyebar," tutupnya.

Pemerintah Kota Bengkulu, melalui langkah-langkah preventif ini, berkomitmen untuk melindungi kesehatan hewan serta keamanan pangan di daerahnya. Diharapkan, langkah-langkah tersebut dapat mengurangi dampak negatif dari penyebaran PMK dan mempercepat proses penanggulangan wabah di tingkat lokal.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla