DPK Provinsi Bengkulu Mulai Rancang Bengkulu Internasional Library

Kepala DPK Provinsi Bengkulu Meri Sasdi, M.Pd., Rabu (28/02)/(Foto:Annisa)

Alankanews.com, Bengkulu-- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu ditahun 2024 mulai merancang pembangunan perpustakaan daerah yang berstandar internasional dan dinamai Bengkulu Internasional Library, Rabu (28/02).

Kepala DPK Provinsi Bengkulu Meri Sasdi, M.Pd., mengharapkan perpustakan modern atau Bengkulu Internasional Library ini bisa dibangun ditahun 2024, menurutnya walaupun perpustakaan daerah sudah terakreditasi A+ tetapi tempatnya harus representatif supaya menjadi pusat peradaban dan ilmu pengetahuan.

"Walaupun sekarang perpusatakaan kita sudah terakreditas A+ tetapi tempatnya harus kita representatif agar bisa menjadu pusat peradaban dan ilmu pengetahun, makanya kita mengaharapkan pembanguan perpustakan modern atau Bengkulu Internasional Library ini bisa dibangun ditahun 2024," ucap Meri, Rabu (28/02).

Ditambahkan oleh Meri, bahwa naskah-naskah bersejarah, berbagai dokumen penting lainnya, nanti akan memenuhi Perpustakaan dan Museum Internasional Provinsi Bengkulu dan sekarang ditahun 2024 pihaknya terus mengumpulkan storyline tentang sejarah-sejarah khusus Bengkulu.

"Beberapa waktu lalu kami sudah ke IPB (Institut Pertanian Bogor) untuk melihat dan studi tentang perpustakaan dan museum, dan sekarang ditahun 2024 kami juga terus mengumpulkan storyline , jadi perpustakaan dan museum kedepannya bisa menjadi tempat pusat kajian baik daerah hingga dunia serta arsip memori kolektif bangsa yang nanti dimiliki perpustakaan itu menjadi daya tarik yang membuat Bengkulu menjadi pusat kajian sejarah," jelas Meri.

Dilanjutnya, setelah naskah tercukupkan, dokumen dan arsip-arsip sejarah sesuai dengan kebutuhan perpustakaan berstandar internasional, maka Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai membangun bangunan Bengkulu Internasional Library.

"Saat ini kami terus mengumpulkan storyline, untuk pembangunan saat ini masih proses tahapan, nanti masuk DED (rancang bangun rinci), dan harapannya di APBD perubahan 2025 nanti," tutup Meri.

 

 

Penulis : Annisa Putri Khafifa

Editor : Beta Kurnia