Alankanews.com,Rejang Lebong--Kementerian Pertanian memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan durian varietas langka yang berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Durian-durian ini dikenal memiliki cita rasa yang tidak kalah dengan durian impor, dan diharapkan dapat menjadi komoditas unggulan daerah, Selasa (21/01/2025).
Direktur Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Kementerian Pertanian, Hotman Fajar Simanjuntak, mengungkapkan,
"Kita bersama-sama dengan Kementerian Pertanian dan BSIP akan menginisiasi pelepasan varietas durian lokal langka Rejang Lebong guna meningkatkan kualitasnya. Bisa saja durian Rejang Lebong ini varietasnya paling bagus dan diminati masyarakat, tapi branding-nya tidak ada," ujarnya.
Festival Durian yang sudah memasuki tahun kedua ini mendapat apresiasi karena dinilai dapat berdampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Hotman berharap festival ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan untuk mendukung pengembangan industri durian lokal.
"Dengan adanya kegiatan ini, serapan durian di pasar dalam negeri cukup besar, sehingga dapat meningkatkan harga jual dan perekonomian masyarakat," terangnya.
Festival Durian Langka 2025 yang diselenggarakan oleh Yayasan Hidup Semangat Bersama Rejang Lebong diikuti oleh 71 varietas durian dari lima kecamatan di Rejang Lebong. Terdapat 54 varietas durian langka dengan warna isi yang berbeda dan 17 varietas durian standar dengan warna isi putih. Ishak Burmansyah, Penanggung jawab pelaksana festival, menjelaskan bahwa durian langka yang dimaksud adalah durian dengan warna isi yang beragam dan rasa yang khas, berbeda dari durian standar.
"Durian langka ini memiliki kenikmatan tersendiri, seperti tekstur legit dan keringnya. Warna isinya yang berbeda menjadikannya unik dan menarik bagi konsumen," ujar Ishak.
Pada festival ini, 12 durian terbaik terpilih dari kategori durian standar dan langka, dengan juara I, II, III dan harapan I, II, III.
Di tengah tingginya minat terhadap durian langka, Ishak menambahkan bahwa durian jenis ini kini mulai langka ditemukan. Dari 12 pemenang, sekitar 60 persen tumbuh di kebun warga, sementara 40 persen lagi tumbuh di hutan wilayah Lembak, yang meliputi beberapa kecamatan di Rejang Lebong. Untuk menjaga kelestariannya, pihaknya bersama kelompok tani setempat akan melakukan pembibitan durian dengan cara F-1 yang diambil dari biji dan dijadikan entres dengan durian lainnya. Selain itu, mereka juga akan membagikan 5.000 bibit durian standar secara gratis kepada masyarakat.
Festival ini dihadiri oleh Plt Gubernur Bengkulu Rosjonsyah, Hotman Fajar Simanjuntak, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Rejang Lebong Asli Samin, serta kelompok tani durian setempat.
Penulis : Sasti
Editor : Andrini Ratna Dilla