Alankanews.com,Bengkulu--Murlin menghadiri kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas Tenaga Cadangan Kesehatan-Emergency Medical Team (TCK-EMT) dalam Penanggulangan Krisis Kesehatan dan Ketahanan Kesehatan yang diselenggarakan oleh Dinkes Provinsi Bengkulu di Hotel Mercure Rabu malam, Kamis (22/02).
Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Murlin Hanizar, SP., M.Si., mengatakan, bahwa kesehatan merupakan hak semua masyarakat tentang peningkatan kapasitas TCK-EMT dalam penanggulangan krisis kesehatan. Pananggulangan bencana kesehatan ini melibatkan instansi terkait.
"Tentunya Pemerintah Provinsi Bengkulu menyambut baik dan berterimakasih kepada Kementrian Kesehatan, Biddokes Polri, dan tenaga-tenaga pengajar lainnya bahkan seluruh Kabupaten/Kota secara regional dipusatkan di Provinsi Bengkulu," jelas Murlin, Rabu malam (21/02).
"Apa yang menjadi tujuan amanat terbentuknya sesuai UUD 1945 pasal 28 H ayat (1) setiap orang berhak hidup sejahtera lahir batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Ini pasti akan ditindaklanjuti Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. Pasti kita tegak lurus pengalaman penanggulangan bencana sebelumnya ini akan kita terapkan," sambungnya.
Mudah-mudahan dengan dibekali pada kegiatan ini akan semakin memberikan pemahaman, masukan serta modal pengetahuan bagi tenaga kesehatan untuk menjalankan tugas dan peranya masing-masing.
"Dengan kita targetkan setiap wilayah dapat mengurangi dampak resiko bencana kesehatan, sehingga Provinsi Bengkulu harus tanggap menanganinya inilah menjadi output yang kita inginkan," lanjutnya.
Belajar dari pengalaman sebelumya saat pendemi covid19 Provinsi Bengkulu pada saat itu belum ada panduan, sementara perintah dari pusat harus segerakan untuk kerumunan dan lainnya. Jadi kita menjadi pihak yang paling ditantang masyarakat pada saat itu yang tidak akurat. Akhirnya saya menghadap Gubernur, Provinsi Bengkulu melibatkan TNI/Polri, Kejaksaan, serta Dinas lainnya.
"Ini yang menjadi pengalaman di Provinsi Bengkulu agar tidak terulang lagi kedepannya. Karena saya terlibat langsung dalam penanganan pendemi covid19 serta berbagai pihak lainya," tutupnya.
Penulis : Anisa Putri Khafifa
Editor : Beta Kurnia