Hindari Bahaya, Pemkab Imbau Masyarakat Tidak Lakukan Pembakaran Sampah di Dekat Pohon

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu Riduan di Bengkulu, Jumat (16/08)/(Foto:Aisyah)

Alankanews.com,Kota Bengkulu-- Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu Riduan menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah di dekat atau di bawah pohon, terutama pohon-pohon besar di pinggir jalan termasuk di dekat pemukiman warga.

Karena salah satu faktor yang menyebabkan pohon roboh atau tumbang selain karena terpaan angin yang kencang, juga karena badan pohon yang sudah bolong lantaran warga sering membakar sampah di bawahnya.

"Kita himbau kepada masyarakat, pertama sekali untuk tidak membakar sampah di bawah pohon. Karena ketika membakar sampah di bawah pohon, kulit kayunya terbakar dan berlobang," kata Riduan.

Kemudian ia juga harapkan masyarakat untuk ikut memelihara pohon-pohon di tepi jalan. Karena pohon-pohon itu sesungguhnya ditanam untuk menjaga ekosistem.

"Kota Bengkulu ini banyak pohon dan juga kendaraan. Pohon itu untuk menyerap karbondioksida dan mensterilkan karbon dari asap motor. Jadi pohon itu juga sangat bermanfaat dan tidak boleh kita tebang. Kalau ada pohon tumbang dan mengenai warga atau pengendara, bukan pohonnya yang kiita salahkan dan kita tebang," jelas Riduan.

Riduan melanjutkan, pihaknya di dinas LH Pemkot Bengkulu meskipun dengan keterbatasan sarana dan prasarana namun tetap senantiasa melakukan pemangkasan pohon di pinggir jalan untuk mengurangi beban di atasnya.

"Pohon-pohon yang sudah tinggi, besar dan rimbun kita lakukan pemangkasan, bukan ditebang karena tidak boleh ditebang. Diharapkan kepada masyaralat ketika angin kencang dan hujan agar hindari jalan-jalan yang banyak pohon besar. Karena kalau angin kencang dan hujan, dahan-dahan itu kan basah sehingga berat di bagian atas dan ketika angin kencang rawan roboh. Jadi tolong dihindari agar tidak tertimpa pohon," demikian Riduan.

 

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dila