Alankanews.com,Bengkulu--Human Metapneumovirus (HMPV) adalah virus yang menjadi salah satu penyebab utama infeksi saluran pernapasan pada manusia, terutama pada bayi, anak-anak, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Virus ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 2001, tetapi penelitian menunjukkan bahwa ia telah menginfeksi manusia selama beberapa dekade, Kamis (09/01/2025).
HMPV termasuk dalam keluarga Paramyxoviridae, yang juga mencakup virus seperti Respiratory Syncytial Virus (RSV) dan virus campak. Virus ini memiliki materi genetik berupa RNA beruntai tunggal negatif. HMPV terbagi menjadi dua genotipe utama, yaitu A dan B, yang masing-masing memiliki subtipe.
HMPV menular melalui kontak langsung dengan sekresi pernapasan seperti lendir, droplet yang dihasilkan saat batuk atau bersin, dan kontak dengan permukaan yang terkontaminasi virus. Masa inkubasi HMPV berkisar antara 4–6 hari sebelum gejala muncul. Gejala infeksi HMPV dapat bervariasi dari ringan hingga berat, meliputi:
BatukPilekDemamSesak napasRadang tenggorokan
Pada kasus berat, HMPV dapat menyebabkan bronkiolitis, pneumonia, dan eksaserbasi penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) atau asma.
Beberapa kelompok yang rentan terhadap infeksi berat akibat HMPV adalah:
Bayi dan anak-anak, terutama di bawah usia dua tahun.Lansia, terutama mereka dengan kondisi medis kronis.Orang dengan gangguan sistem imun, seperti penderita HIV/AIDS atau pasien transplantasi organ.
Diagnosis HMPV biasanya dilakukan melalui tes PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk mendeteksi RNA virus dalam spesimen pernapasan. Tes serologi juga dapat digunakan untuk mengetahui adanya antibodi terhadap HMPV.
Saat ini, tidak ada pengobatan spesifik untuk HMPV. Penanganan lebih sering bersifat suportif, termasuk pemberian oksigen, cairan, dan obat-obatan untuk meredakan gejala seperti demam dan batuk. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penularan HMPV adalah:
Mencuci tangan secara rutin dengan sabun dan air mengalir.Menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit.Membersihkan dan mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh.Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin.
Human Metapneumovirus adalah patogen penting yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan dengan berbagai tingkat keparahan. Meskipun belum tersedia vaksin atau terapi spesifik, upaya pencegahan yang sederhana dapat membantu mengurangi penyebaran virus ini. Kesadaran masyarakat dan tenaga medis tentang HMPV sangat penting untuk mengidentifikasi dan menangani kasus dengan cepat, terutama pada populasi rentan.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla