Alankanews.com,Bengkulu--Kapal tongkang kembali kandas di mulut alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu pada Rabu siang. Kejadian ini sempat menghambat aktivitas pelayaran, terutama saat kedatangan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Pulo Tello dari Pulau Enggano menuju Pelabuhan Pulau Baai. Akibatnya, sekitar 20 orang penumpang umum dan sopir truk angkutan yang ada di kapal tersebut harus dievakuasi menggunakan kapal Basarnas Bengkulu, Rabu (01/01/2024).
"Evakuasi dilakukan pada pukul 12.00 WIB, setelah proses penjemputan dimulai sejak pukul 10.30 WIB. Proses evakuasi dilakukan sebanyak dua kali dengan menggunakan Kapal Basarnas, dan pada pukul 15.30 WIB, KMP Pulo Tello berhasil bersandar dengan aman di dermaga Pelabuhan Pulau Baai". ujar Kepala UPTD Penyelenggara Penyeberangan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu, Syafril SE.
Peristiwa kapal tongkang kandas ini terjadi sejak Selasa, 31 Desember 2024, di alur yang dangkal. Akibat pendangkalan, tongkang tersebut tidak dapat bergerak hingga 1 Januari 2025. Meski begitu, semua kendaraan truk pengangkut pisang dan kendaraan umum berhasil mendarat di pelabuhan dengan aman setelah proses evakuasi dilakukan.
Syafril menambahkan bahwa evakuasi kapal tongkang akan dilakukan ketika air laut kembali pasang, mengingat kondisi alur yang semakin dangkal.
"Kalau air sudah pasang, tongkang akan dievakuasi," tutup Syafril.
Penulis : Aisyah Aperielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla