KUA Binduriang Berikan Pelayanan Akad Nikah Gratis

Kantor Urusan Agama (KUA) Binduriang berikan pelayanan Akad Nikah Gratis kepada warga setempat, Selasa (7/11)/ (Foto:Beta)

Alankanews.com, Bengkulu-- Kantor Urusan Agama (KUA) Binduriang berikan pelayanan Akad Nikah Gratis kepada warga setempat, sehingga membuat suasana keceriaan menyelimuti salah satu calon pasangan warga Air Apo, Kecamatan Binduriang.

Hal itu tertuang ketika mereka melangsungkan akad nikah secara gratis di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat. Prosesi sakral ini dipandu oleh Penghulu yang juga menjabat sebagai Kepala KUA Binduriang, H. Suryono, S.Ag., M.Pd, di Balai Nikah KUA. Selasa (07/11).

Warga Air Apo merasa beruntung karena dapat menikmati momen berharga ini tanpa dipungut biaya. Seperti yang dikatakan Fitri Aulia, salah satu warga yang baru saja menikah, yang mengungkapkan kebahagiannya.

"Alhamdulillah, sangat bersyukur bisa melangsungkan akad nikah di KUA Binduriang secara gratis. Pelayanannya sangat maksimal, ramah, dan bersahaja. Ini sungguh berkesan bagi kami, warga wong cilik." jelas Fitri.

Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya atas pelayanan yang diterimanya. Dia menyoroti pelayanan yang prima, memberikan kesan positif bagi warga. 

"Tentu patut kita syukuri, terlebih lagi pelayanannya sungguh berkesan baik bagi kami warga wong cilik ini," sambung Fitri.

Kepala KUA Kecamatan Binduriang, H. Suryono, menjelaskan bahwa sesuai dengan aturan regulasi Kementerian Agama Republik Indonesia, melangsungkan akad nikah selama jam dinas kerja KUA tidak dikenakan biaya. 

"Siapapun orangnya, pelayanan publik di Kecamatan Binduriang kita utamakan, terutama dalam hal pelayanan akad nikah. Kami layani dengan sepenuh hati, mengutamakan pelayanan prima agar warga kami merasa berkesan positif," ujar Suryono.

Pesta akad nikah gratis ini tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi pasangan yang menikah tetapi juga menunjukkan komitmen KUA Binduriang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjadikan lembaga tersebut semakin dihormati di mata publik.

 

Reporter : Beta Kurnia

Editor : Aisyah Oktavia