Alankanews.com, Bengkulu-- Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) adalah penilaian kompentesi mendasar yang dilakukan oleh seluruh murid madrasah di Indonesia, untuk mengukur kompetensi peserta didik madrasah dalam literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains, dan literasi sosial budaya, dan profil unggulan.
Pelaksanaannya dirancang pada tahun 2020 dan dilakukan pertama kali di tahun 2021 oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Sementara itu Kepala MTsN 2 Kota Bengkulu, Dr. Eryanti, M.Pd. menyampaikan bahwa MTsN 2 Kota Bengkulu untuk pertama kali melaksanakan kegiatan AKMI dan kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari yaitu Selasa -Rabu 10-11 Oktober 2023. Kegiatan ini dibantu oleh Proktor Nur Arif Wijaya dan Fakhrudinnur, Teknisi Prima Ramadhan, Pengawas Bayu Nada, Shinta, Detha, Etri dan Wiwit.
Selasa 10 Oktober 2023, seluruh siswa siswi Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Bengkulu yang berjumlah 247 orang mengikuti kegiatan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI), bertempat di Ruang Lab dan Kelas VIII sebanyak lima ruangan.
Untuk pelaksanaan siswa siswi yang mengerjakan AKMI ini menggunakan Laptop dan HP Android yang terkoneksi dengan WIFI Madrasah.
Pelaksanaan AKMI dibagi dua sesi pada hari ini, Selasa 10 Oktober 2023 sesi pertama dimulai pada pukul 07.30 s/d 10.15 WIB dan sesi kedua pukul 10.45 s/d 13.45 WIB, dengan Mata Pelajaran (Mapel) Membaca dan Numerasi. Dan hari Rabu 11 Oktober 2023, sesi pertama pada pukul 07.30 s/d 08.45 WIB dan sesi kedua pukul 11.00 s/d 14.15 WIB, dengan Mapel Sains dan Sosial Budaya.
"Semoga kegiatan ini berjalan Lancar tanpa kendala," Pungkas Eriyanti.
Asesmen ini ditujukan untuk peserta didik Madrasah, jadi pesertanya adalah siswa-siswi Madrasah, mulai dari jenjang Madrasah Intidaiyah (MI), Madrasah tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) di Indonesia.
Penulis : Beta Kurnia