Alankanews.com,Bengkulu-- Sebanyak 27 orang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengalami sakit serta 1 Linmas di Rejang Lebong meninggal dunia, Senin (19/02).
Hal ini dijelaskan oleh Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu Sarjan Efendi, S.E., M.Ak., yang mengatakan jumlah anggota yang mengalami sakit dan meninggal dunia sesuai dengan data yang diterima dari kabupaten/kota mulai tanggal 14 sampai dengan 18 Februari 2024.
“Jadi kita menerima laporan anggota yang sakit baik dari petugas PPS maupun KPPS yaitu Kota Bengkulu sebanyak 3 orang KPPS dan 1 orang linmas, Bengkulu Utara sebanyak 2 orang PPS, Kaur 2 orang PPS dan 1 orang KPPS, Kabupaten Muko-muko sebanyak 2 orang PPS dan 4 orang KPPS, Kabupaten Kepayang 2 orang PPS, Rejang Lebong 5 orang KPPS dan 1 orang Linmas meninggal dunia, Lebong 1 orang KPPS,” jelas Sarjan saat diwawancarai di KPU Provinsi Bengkulu, Senin (19/02).
Untuk anggota PPS dan KPPS serta Limas yang sakit berat hingga dirawat mendapatkan biaya santunan dan ada 3 kabupaten yang anggota PPS dan KPPS nya tidak ada yang sakit yaitu Bengkulu Tengah, Seluma dan Kabupaten Bengkulu Selatan.
“Jadi untuk yang sakit ini akan ada biaya rawat, yang sakit berat dirawat 10 hari diberikan biaya berobat maksimal sebesar Rp16,5 juta, sakit sedang dirawat 1 sampai 2 hari biaya pengobatan sebesar Rp4 juta dan untuk sakit 4 sampai 5 hari diberikan biaya pengobtan sebesar Rp8.250 juta, dan untuk rawat jalan diberikan biaya Rp2 juta dan untuk yang meninggal dunia mendapatkan biaya santunan sebesar Rp36 juta dan biaya pemkaman sebesar Rp10 juta,” sambung Sarjan.
Sarjan juga menjelaskan, bahwa biaya sakit itu sesuai dengan surat keterangan dokter dan prosuder yang harus dipenuhi oleh anggota PPS dan KPPS, dan untuk penyebab sakit belum diketahui apa penyebabnya, hingga saat ini masih menunggu update terbaru.
"Kita belum tau penyebab sakitnya apa, karena kita sampai saat ini masih menunggu update terbaru," tutupnya.
Penulis : Annisa Putri Khafifa
Editor : Beta Kurnia