Pelaku UMKM di Kota Bengkulu Dapatkan Bantuan Modal dari Baznas

Gerobak Dagang Bantuan Baznas, di Kota Bengkulu, Rabu (22/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Kota Bengkulu--Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bengkulu kembali membuka program bantuan modal usaha untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tahun 2025. Program ini bertujuan untuk membantu para pelaku usaha yang menghadapi kendala kekurangan modal dalam mengembangkan usaha mereka, Rabu (22/01/2025).

Wakil Ketua III Baznas Kota Bengkulu, Syaiful Anwar, menjelaskan bahwa bantuan ini dapat berupa uang tunai atau peralatan usaha seperti gerobak, payung, etalase, dan lain-lain. Bantuan ini bersumber dari pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah dari masyarakat Kota Bengkulu, di mana salah satu penyumbang terbesar adalah zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bengkulu.

“Kami sudah mulai membuka program bantuan modal usaha. Program ini bertujuan agar masyarakat dapat menjalankan dan mengembangkan usahanya dengan baik,” ujar Syaiful Anwar.

Syaiful menambahkan bahwa Baznas tidak hanya fokus pada kegiatan sosial bersifat jangka pendek, namun juga memiliki program-program produktif yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Setiap pelaku usaha dapat memperoleh bantuan modal dengan mengajukan permohonan sesuai syarat yang telah ditetapkan.

Adapun syarat-syarat untuk mendapatkan bantuan modal antara lain adalah memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan, mencantumkan nama kelompok dan jenis usaha, usaha yang dijalankan minimal sudah beroperasi selama satu tahun, serta kelompok usaha maksimal terdiri dari 10 orang. Selain itu, pelaku usaha juga harus melampirkan surat rekomendasi dari kecamatan dan surat keterangan usaha dari dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu.

Baznas Kota Bengkulu tidak membatasi jumlah penerima bantuan, namun setiap pengajuan bantuan akan diverifikasi terlebih dahulu.

 "Prinsipnya, kami akan membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa membatasi jumlah penerima bantuan," tegas Syaiful.

Bantuan yang diberikan rata-rata berkisar Rp 1 juta, dan pada tahun lalu, ratusan masyarakat telah menerima bantuan ini untuk mengembangkan usaha mereka. Program ini diharapkan dapat terus memberikan dampak positif terhadap perkembangan UMKM di Kota Bengkulu dan mendorong perekonomian lokal.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla