Alankanews.com,Kota Bengkulu — Pemerintah Kota Bengkulu di bawah kepemimpinan Walikota Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing kembali melanjutkan program Nikah Balai Gratis pada tahun 2025. Program ini bertujuan untuk membantu pasangan yang kurang mampu untuk melangsungkan pernikahan secara sah tanpa dibebani biaya yang tinggi.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Yasdewita, memastikan bahwa program ini akan tetap berjalan tahun ini dengan anggaran yang telah dialokasikan dalam DPA 2025.
“Iya, program ini tetap berlanjut tahun ini. Semoga dapat terimplementasi dengan baik seperti sebelumnya,” ujarnya dengan penuh harapan.
Program Nikah Balai Gratis merupakan hasil kerjasama antara DP3AP2KB dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bengkulu. Sejak diluncurkan, program ini telah memberikan kemudahan bagi pasangan yang ingin menikah tetapi terhambat oleh biaya pernikahan yang tinggi. Melalui program ini, pasangan yang memenuhi kriteria dapat melangsungkan pernikahan tanpa perlu memikirkan biaya rias, baju pengantin, mas kawin, atau biaya penghulu/KUA.
Fasilitas yang disediakan dalam program ini juga cukup lengkap. Pasangan yang terpilih dapat menikmati layanan pernikahan di gedung yang megah, gratis rias pengantin, baju pengantin, serta mas kawin. Dengan adanya fasilitas tersebut, Pemkot Bengkulu berharap bisa mengurangi beban biaya masyarakat yang ingin menikah secara sah menurut agama dan negara.
Selain meringankan beban ekonomi, Pemkot Bengkulu juga berharap program ini dapat memberikan dampak sosial yang positif.
“Program ini bukan hanya soal meringankan biaya, tetapi juga memberikan kesempatan kepada pasangan untuk menikah secara sah, yang tentunya membawa dampak baik untuk kehidupan mereka ke depan,” tambah Yasdewita.
Dengan berjalannya program Nikah Balai Gratis, Pemerintah Kota Bengkulu menunjukkan komitmennya untuk memperhatikan kebutuhan sosial masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi namun ingin menjalani kehidupan berkeluarga yang sah dan diakui negara.
Harapan besar disampaikan agar lebih banyak pasangan yang mendapat kesempatan untuk menikah tanpa harus terbebani dengan biaya, sehingga dapat merayakan momen penting dalam hidup mereka dengan penuh kebahagiaan dan kelegaan. Program ini pun diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang untuk membantu lebih banyak lagi pasangan di masa mendatang.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla