Pemkot Bengkulu Larang Perpeloncoan Selama MPLS di Seluruh Sekolah

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menegaskan kepada seluruh satuan pendidikan tingkat PAUD, taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayahnya untuk tidak melakukan praktik perpeloncoan dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Foto : Cyntia/Alankanews.com

Alankanews.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menegaskan kepada seluruh satuan pendidikan tingkat PAUD, taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayahnya untuk tidak melakukan praktik perpeloncoan dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Penegasan ini disampaikan menyusul terbitnya Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan MPLS yang ramah bagi peserta didik, mulai dari jenjang PAUD hingga pendidikan dasar dan menengah.

“Pelaksanaan MPLS harus ramah anak dan bertujuan membangun karakter serta menciptakan pengalaman belajar yang positif. MPLS menjadi momentum pengenalan lingkungan sekolah secara fisik, emosional, maupun sosial,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, Ilham Putra.

Ia menekankan bahwa seluruh aktivitas dalam MPLS harus bersifat edukatif dan jauh dari unsur kekerasan, perundungan, maupun kegiatan tidak masuk akal yang kerap terjadi di masa orientasi.

“MPLS bukan ajang senioritas. Tidak boleh ada perpeloncoan terhadap siswa baru. Kegiatan seperti penggunaan atribut aneh, pakaian tak senada, atau simbolisasi yang tidak mendidik, itu semua dilarang,” tegas Ilham.

Pihaknya juga meminta masyarakat dan wali murid untuk segera melapor jika menemukan indikasi pelanggaran dalam pelaksanaan MPLS di sekolah.

Sebagai gantinya, Dikbud mendorong seluruh sekolah untuk menyelenggarakan MPLS dengan kegiatan yang kreatif, menyenangkan, serta memberikan materi yang membangun karakter, wawasan kebangsaan, dan pendidikan agama bagi peserta didik.

“Kami ingin anak-anak menyambut hari pertama sekolah dengan antusias, merasa nyaman, dan termotivasi untuk belajar,” tutup Ilham.

Reporter : Cyntia Pramesti

Editor : Gita KMS