Alankanews.com,Seluma--Petani karet di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, kini bisa merasakan harapan baru. Harga karet yang sebelumnya hanya Rp 9.000 per kilogram, kini mulai beranjak naik menjadi Rp 12.000 per kilogram. Kenaikan harga ini memberikan angin segar bagi para petani yang sebelumnya mengeluhkan harga karet yang rendah, Kamis (26/12/2024).
Iriawan, salah seorang tauke karet di Desa Talang Alai, Kecamatan Air Periukan, mengungkapkan bahwa harga karet naik sekitar Rp 3.000 per kilogram dalam waktu seminggu terakhir. Ia mengonfirmasi bahwa harga karet yang dibelinya kini berada pada angka Rp 12.000 per kilogram, sementara seminggu lalu masih berada di angka Rp 9.000 per kilogram.
"Naik saat ini harga karet, saya beli Rp 12.000 per kilogram. Seminggu lalu harganya masih Rp 9.000, jadi ada kenaikan Rp 3.000 minggu ini," ujar Iriawan.
Iriawan membeli karet langsung dari masyarakat atau petani, dan dengan kenaikan harga ini, pembelian karet meningkat pesat. Petani terlihat semakin semangat untuk menderes karet di kebun mereka, terutama di Desa Talang Alai.
"Saya membeli karet mingguan, jadi kualitasnya sudah pasti super. Untuk minggu ini, pembelian meningkat, dan para petani menyambut baik naiknya harga ini," tambahnya.
Ia berharap harga karet akan terus meningkat di masa depan agar kesejahteraan para petani dapat terjamin. Sebelumnya, harga karet yang rendah membuat banyak petani memilih untuk tidak menggarap kebunnya.
"Harapan kami, harga ini terus naik agar kami, petani karet, bisa merasakan hasil dari kebun yang sudah kami garap, dan untuk mencukupi kebutuhan keluarga," tutupnya.
Dengan adanya kenaikan harga karet ini, petani karet di Kabupaten Seluma kini mulai optimis untuk masa depan yang lebih baik.
Penulis : Septon
Editor : Andrini Ratna Dilla