Alankanews.com,Kota Bengkulu--Perkumpulan Mitra Masyarakat Inklusif (PMMI) Bengkulu menggelar Lokakarya Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Lembaga sebagai langkah untuk meningkatkan kapasitas organisasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Gerakan Optimalisasi Organisasi Disabilitas (GOOD) yang didukung SIGAB Indonesia dan CBM, Minggu (26/01/2025).
Ketua PMMI Bengkulu, Irna Riza Yuliastuty, menyampaikan bahwa lokakarya ini melibatkan seluruh elemen organisasi untuk mengevaluasi pencapaian selama lima tahun terakhir.
“Lokakarya ini bertujuan untuk menilai capaian yang telah diraih sejak PMMI didirikan, sekaligus menyusun program besar untuk lima tahun mendatang. Renstra ini akan menjadi panduan utama bagi lembaga dalam bekerja, mengevaluasi, dan menilai pencapaian organisasi,” ujar Irna.
Irna menambahkan bahwa Renstra ini akan menjadi arah strategis untuk mewujudkan visi PMMI, yaitu menciptakan masyarakat dan pembangunan inklusif yang adil serta demokratis.
“Dengan adanya Renstra, langkah-langkah organisasi akan lebih fokus, terarah, dan terukur. Kami juga menyusun target-target tahunan agar capaian organisasi lebih terstruktur,” jelasnya.
Lima Program Strategis PMMI
Lokakarya ini menghasilkan lima ruang lingkup program strategis yang akan menjadi fokus utama PMMI:
1. Penguatan Internal Kelembagaan
- Mengembangkan kapasitas organisasi agar lebih profesional dan efektif.
2. Penguatan Difabel dan Keluarga Difabel
- Mengadakan pelatihan bagi difabel.
- Memfasilitasi bantuan modal untuk UMKM difabel.
- Memfasilitasi beasiswa bagi difabel melalui kerja sama dengan universitas dan program CSR.
3. Pemberdayaan Masyarakat Umum
- Mendorong terbentuknya forum komunikasi inklusi lintas profesi.
- Meningkatkan kelompok difabel di tingkat kelurahan/desa.
4. Kebijakan Inklusif
- Mengupayakan perda difabel di setiap kabupaten di Bengkulu.
- Mendorong aturan turunan perda di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
5. Kelangsungan Lembaga
- Menargetkan tiga produk unggulan khas PMMI melalui Difabelpreneur Center MMI.
Irna berharap langkah strategis ini dapat mengoptimalkan peran PMMI dalam memperjuangkan hak-hak difabel di Bengkulu.
“Semoga Renstra ini menjadi acuan yang kuat untuk mempercepat terwujudnya masyarakat inklusif yang adil dan demokratis,” tutupnya.
Penulis : Aisyah Aprielia Lupti
Editor : Andrini Ratna Dilla