Alankanews.com,Bengkulu--Asisten I Setda Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Drs. Eko Agusrianto, M.Si., mengatakan ada 1.500 Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang tercatat di lingkungan Pemkot masuk kedalam formasi kouta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 yang sesuai dengan ketetapan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Sabtu (23/03).
Eko mengatakan dari 2.394 kouta PTT yang diusulkan pada pusat, ada 1.500 kouta yang diberikan oleh Menpan-RB yang sudah dipastikan bisa ikut tes PPPK.
"Kita mengusulkan 2.394 kouta ke pusat, yang diberikan Menpan-RB ada sekitar 1.500 kouta uang dipastikan bisa mengikuti tes PPPK," ucap Eko di Bengkulu, Sabtu (23/03).
Dijelaskan Eko, pada tahun 2022 ada sebanyak 2.869 pendataan jumlah PTT, tetapi setelah keluarnya Undang-Undang (UU) Nomor 20/2023 di Pasal 65-66 jika tidak boleh ada lagi honerer atau PTT sehingga dilakukanlah penataan dan jumlah honorer atau PTT sebanyak 2.606.
"Dari 2.606 jumlah PTT setelah dilakukan penaataan serga diverifikasi dan validasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bengkulu, sehingga PTT menjadi menjadi 2.394 yang diusulkan untuk pengangkatan formasi PPPK 2024," jelas Eko.
Dengan diberikanya 1.500 kouta dari Kemenpan-RB dengan berbagai pertimbangan seperti PTT yang baru diangkat pada 2023, PTT yang bekerja sebagai sopir, cleaning service (termasuk penyapu jalan di dinas Lingkungan Hidup) dan security atau penjaga kantor akan dikeluarkan atau tidak bisa mengikuti tes PPPK.
Penulis : Atina Ramayanti
Editor : Beta Kurnia