Alankanews.com,Seluma--Desa Padang Pelasan Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma, Kemarin malam pukul 20.30 WIB mendadak heboh. Menangkap GH warga Desa Masat Kabupaten Bengkulu Selatan sebagai pelaku pemerkosaan, Pelaku sendiri ditangkap warga tanpa menggunakan celana, setelah berupaya memperkosa RA yang melarikan diri, Selasa (28/01/2025) Kemarin.
"Kami tahunya pas korban itu teriak minta tolong, keluar dari dalam kebun sawit dekat jembatan perbatan Desa Air Periukan dengan Desa Padang Pelasan," terang Sui, Warga Padang Pelasan.
Sui warga Desa Padang Pelasan menceritakan penangkapan ini bermula dari korban berlari keluar dari kebun sawit sambil berteriak minta tolong pada pukul 21.30 WIB malam hari. Mendapati hal tersebut, Warga langsung berkumpul mencari pelaku dan masuk ke perkebunan kelapa sawit.
Alhasil, Pelaku berhasil ditemukan, dengan kondisi tidak lagi memakai celana. Tak ayal pelaku menjadi bulan-bulanan warga yang emosi melihat perbuatan pelaku.
“Kondisi saat kami temukan, pelaku sudah tidak menggunakan celana dan korbannya sendiri sudah ketakutan dengan kejadian tang baru saja menimpa. Ditambah lagi pakaian banyak robek,"sampainya.
Dari keterangannya, jika kejadian bermula korban dan pelaku ini sudah memiliki hubungan. Namun, Sesaat sudah mengunjungi merapat korban.
Justru pelaku membawa korban ke kawasan perkebunan sawit untuk melayani birahi pelaku yang telah ke setanan. saat ini pelaku sendiri sudah di serahkan ke kepolisian untuk proses lebih lanjut. Menangkap GH warga Desa Masat Kabupaten Bengkulu Selatan sebagai pelaku pemerkosaan, Pelaku sendiri ditangkap warga tanpa menggunakan celana, setelah berupaya memperkosa RA yang melarikan diri.
"Kami tahunya pas korban itu teriak minta tolong, keluar dari dalam kebun sawit dekat jembatan perbatan Desa Air Periukan dengan Desa Padang Pelasan," terang Sui, Warga Padang Pelasan.
Sui warga Desa Padang Pelasan menceritakan penangkapan ini bermula dari korban berlari keluar dari kebun sawit sambil berteriak minta tolong pada pukul 21.30 WIB malam hari.Mendapati hal tersebut, Warga langsung berkumpul mencari pelaku dan masuk ke perkebunan kelapa sawit. Alhasil, Pelaku berhasil ditemukan, dengan kondisi tidak lagi memakai celana. Tak ayal pelaku menjadi bulan-bulanan warga yang emosi melihat perbuatan pelaku.
“Kondisi saat kami temukan, pelaku sudah tidak menggunakan celana dan korbannya sendiri sudah ketakutan dengan kejadian tang baru saja menimpa. Ditambah lagi pakaian banyak robek,"sampainya.
Dari keterangannya, jika kejadian bermula korban dan pelaku ini sudah memiliki hubungan. Namun, Sesaat sudah mengunjungi merapat korban. Justru pelaku membawa korban ke kawasan perkebunan sawit untuk melayani birahi pelaku yang telah ke setanan. saat ini pelaku sendiri sudah di serahkan ke kepolisian untuk proses lebih lanjut.
“pelaku ini memaksa korban dengan ancaman dan paksaan untuk dilayani nafsu birahinya. dan pelaku sebelum masa semakin ramai pelaku ini langsung di serahkan kepolisian,”pungkasnya.
Penulis : Septon
Editor : Andrini Ratna Dilla