Alankanews.com,Bengkulu--Penindakan pelanggaran lalu lintas akan terus ditingkatkan ditahun 2024 ini, hal tersebut merupakan bentuk upaya yang dilakukan dalam penindakan secara statis, yang mana Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu dan Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres jajaran akan menambah kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang akan dipasang disetiap kabupaten yang ada di Provinsi Bengkulu.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Bengkulu, Kombespol Joko Suprayitno S.St.M.K., S.H., mengatakan pemasangan ETLE ini akan dilakukan disetiap Kabupaten do Provinsi Bengkulu yang mana setiap kabupaten akan mendapatkan 1 ETLE.
"Kita berharap semoga sesuai dengan rencana yang mana setiap kabupaten akan dapat 1 ETLE," ujar Joko, Rabu (14/02).
Kapolda Bengkulu dan Gubernur Bengkulu telah meresmikan gedung RTMC ATAU Regional Traffic Management Centre (RTMC) beberapa hari lalu, yang mana RTMC ini bertujuan untuk dapat meningkatkan operasional Polisi Lalulintas (Polantas) dalam melayani masyarakat.

Polda Bengkulu dan Satlantas Polres jajaran akan menambah kamera ETLE yang akan dipasang disetiap kabupaten yang ada di Provinsi Bengkulu, Rabu (14/02)/(Foto:Monica)
"Kita lihat setelah pemilu ini, siapa tau sudah terealisasikan karena RTMC kita sudah diresmikan kemarin sama Pak Gubernur dan Pak Kapolda," sambungnya.
Menurut Joko, pemerintah saat ini sudah harus bebasis berdasarkan Four Point O (4.0) termasuk Polantas dengan payanan berbasis elektronik karena ini termasuk kedalam program pemerintah
"Sekarangkan pemerintah katanya sudah harus berbasis elektronik, bahwa semuanya itu harus berdasarkan pelayanan berbasis eletronik, begitu juga dengan Polantas yang harus berdasarkan dengan pelayanan berbasis elektronik, mau tidak mau harus dilaksanakan karena itu merupakan program pemerintah," ucapnya.
Joko mengucapkan terimaksih karena dengan adanya ETLE ini, ia banyak mendapatkan masukan dari masyarakat selama pemasangan ETLE dan masyarakat merasakan ketertiban berlalu lintas.
"Saya ucapkan terimakasih karen ETLE ini saya sering menerima masukan dari masyarakat, masyarakat juga berterimakasih dengan dipasakannya ETLE ini mereka merasakan ketertiban berlalu lintas ini lebih berasa, karena tanpa harus ada anggota lalu linta ataupun sabhara dilapangan masyarakat jauh lebih tertib walaupun ETLE ini adalah upaya paksa tapi terasa ketertibaannya bagi masyarakat," tutupnya.
Penulis : Monica Anggraini
Editor : Beta Kurnia