Alankanews.com,MukoMuko—Pada tahun 2025, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, akan menyiapkan sejumlah alat bantu untuk penyandang disabilitas guna mempermudah aktivitas sehari-hari mereka, Rabu (01/01/2024).
Kabid Rehabilitasi Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Zoni Fourwanda, mengungkapkan bahwa pada tahun ini, pihaknya berencana menyediakan 15 kursi roda dan 4 tongkat ketiak.
"Tahun 2025 ini, rencananya kami menyiapkan sebanyak 15 kursi roda dan 4 tongkat ketiak untuk penyandang disabilitas," ujar Zoni Fourwanda
Setiap tahun, Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Sosial secara rutin membeli alat bantu untuk penyandang disabilitas di daerah ini. Jumlah bantuan alat bantu tahun 2025 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, total bantuan yang disalurkan berjumlah 16 unit, terdiri dari 15 kursi roda dan satu tongkat ketiak.
Menurut Zoni, sebagian alat bantu yang diberikan pada tahun 2024 sudah berusia cukup lama, namun masih dapat digunakan oleh penyandang disabilitas untuk mendukung aktivitas mereka tanpa ketergantungan pada keluarga.
Selain itu, beberapa penerima bantuan pada tahun lalu merupakan penyandang disabilitas muda yang masih produktif, sehingga bantuan tersebut sangat membantu dalam menjalankan usaha atau pekerjaan mereka.
Meski begitu, Zoni mengakui bahwa bantuan alat bantu yang disalurkan oleh pemerintah daerah masih terbatas karena keterbatasan anggaran. Namun, ia menyebutkan bahwa Yayasan Sentra Dharma Guna di Kota Bengkulu juga turut berperan dalam memberikan bantuan serupa kepada penyandang disabilitas di Mukomuko setiap tahunnya.
Dinas Sosial berharap, dengan adanya bantuan ini, jumlah penyandang disabilitas yang menerima alat bantu terus meningkat setiap tahun, sehingga ke depan tidak ada lagi penyandang disabilitas yang kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari akibat kurangnya akses terhadap alat bantu.
"Semoga di tahun-tahun mendatang, kami bisa memberikan lebih banyak lagi bantuan alat bantu agar penyandang disabilitas bisa lebih mandiri," tutup Zoni.
Penulis : Elvina Rosa
Editor : Andrini Ratna Dilla