Alankanews.com, Asahan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Asahan Tahun Anggaran 2025. Rapat yang berlangsung di Ruang Rambate Rata Raya, Kantor DPRD Asahan ini memaparkan sejumlah capaian signifikan dalam pembangunan ekonomi dan sosial, Senin (30/3/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Efi Irwansyah Pane, MKM, didampingi para Wakil Ketua DPRD. Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten, Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, MAP, beserta jajaran asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, dan Camat se-Kabupaten Asahan.
Pertumbuhan Ekonomi dan Indikator Makro yang Positif
Dalam pidato yang dibacakan oleh Wakil Bupati Rianto, Pemkab Asahan mencatatkan tren positif pada indikator makro sepanjang tahun 2025. Salah satu poin utama adalah kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang kini mencapai 75,13 persen, meningkat dari 74,17 persen pada tahun sebelumnya.
"Kenaikan IPM sebesar 1,29 persen ini menempatkan Kabupaten Asahan dalam kategori tinggi. Hal ini selaras dengan penurunan angka kemiskinan yang cukup signifikan, dari 8,12 persen di tahun 2024 menjadi 7,18 persen pada tahun 2025," ujar Rianto.
Selain itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku juga mengalami pertumbuhan sebesar 6,42 persen, mencapai angka Rp63,14 triliun. Di sisi ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil ditekan hingga ke angka 5,46 persen.
Realisasi Keuangan dan Sembilan Program Prioritas
Mengenai postur APBD 2025, Pemkab Asahan melaporkan realisasi pendapatan daerah mencapai Rp1,90 triliun atau sekitar 96,72 persen dari target yang ditetapkan. Sementara itu, serapan belanja daerah tercatat sebesar Rp1,92 triliun atau 94,22 persen.
Laporan LKPJ tersebut juga merinci capaian berdasarkan 9 Program Prioritas Asahan, di antaranya:
- Asahan Cerdas & Sehat: Rehabilitasi 65 sekolah, pemberian beasiswa bagi 1.164 mahasiswa berprestasi, serta penyediaan jaminan kesehatan gratis bagi 163.124 warga (PBI). Pemkab juga meraih penghargaan UHC Award kategori Madya.
- Asahan Infrastruktur Kuat: Pembangunan jalan sepanjang 52.900 meter dan pemeliharaan jalan sepanjang 4.994 meter di berbagai titik strategis.
- Asahan Ekonomi Bangkit: Pembentukan 204 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan penerbitan 4.965 izin investasi untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.
- Clean Governance: Kabupaten Asahan kembali mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut sejak 2017.
Komitmen Menuju Asahan Modern dan Religius
Di bidang keagamaan, Pemkab telah memfasilitasi sertifikasi gratis bagi 21 rumah ibadah dan menerima Baznas Award. Sedangkan di bidang inovasi (Asahan Modern), indeks inovasi daerah meningkat menjadi 54,17 dengan pengembangan Simpul Jaringan Informasi Geospasial (SJIG) untuk efisiensi pelayanan publik.
Ketua DPRD Asahan, Efi Irwansyah Pane, menutup rapat dengan mengapresiasi penyampaian LKPJ tersebut. Selanjutnya, dokumen LKPJ ini akan dikaji lebih mendalam oleh anggota dewan sesuai dengan mekanisme yang berlaku untuk memberikan rekomendasi atas kinerja pemerintah daerah.
Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 WIB tersebut berakhir pada pukul 12.55 WIB dengan situasi yang aman, tertib, dan lancar.(darma)