Alankanews.com, Bengkulu Selatan - Pemilihan calon Bupati Bengkulu Selatan untuk menggantikan Gusnan Mulyadi yang didiskualifikasi oleh Mahkamah Konstitusi (MK) RI semakin dinamis. Sejumlah nama bermunculan dalam bursa Pemungutan Suara Ulang (PSU), namun nama Suryatati menjadi yang paling kuat untuk bertarung mendampingi Ii Sumirat Mersyah dalam kontestasi politik ini.
Suryatati merupakan satu-satunya kader Partai Nasdem yang mendaftar dalam penjaringan bakal calon Bupati Bengkulu Selatan di partai Nasdem dan Golkar. Selain itu, dukungan politiknya juga dinilai sangat kuat, mengingat latar belakangnya sebagai kakak kandung mantan Gubernur Bengkulu, Agusrin Najamudin, dan Sultan Bachtiar Najamudin yang memiliki pengaruh politik besar di Bengkulu.
Sumber terpercaya menyebutkan bahwa Gusnan Mulyadi bersama partai pengusungnya, yakni Nasdem, Golkar, dan PKS, telah melakukan pertemuan dengan Suryatati. Hal ini semakin menguatkan kemungkinan Suryatati untuk maju sebagai calon Bupati pada PSU mendatang.
Selain Suryatati, beberapa nama lain juga telah mendaftar sebagai bakal calon Bupati Bengkulu Selatan untuk PSU. Berikut daftar nama-nama yang telah mengikuti penjaringan di partai Nasdem dan Golkar:
- Kolonel Racmad Elfi S.Sos M.Si, yang saat ini masih aktif sebagai anggota TNI.
- Faizal Mardianto SH, Ketua DPC Partai Demokrat Bengkulu Selatan, yang sebelumnya pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Bengkulu Selatan.
- Hj Dewi Sartika SE (Rika Yohan), seorang pengusaha asal Bengkulu Selatan yang pernah menjadi calon Bupati Bengkulu Selatan pada Pilkada 2021.
- Didi Ruslan S.KM M.Si, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan.
- Erwin Oktavian SE, Ketua DPW PPP Provinsi Bengkulu sekaligus mantan Bupati Seluma.
- H. Reskan Effendi SE, mantan Bupati Bengkulu Selatan.
Terkait tahapan pendaftaran, Komisioner KPU Bengkulu Selatan, Gusman Heryadi, menjelaskan bahwa KPU telah membuka pendaftaran calon Bupati untuk PSU mulai Jumat, 7 Maret 2025.
"Pendaftaran calon Bupati untuk PSU dibuka selama tiga hari, yakni hingga Minggu, 9 Maret 2025. Namun, jika dalam kurun waktu tersebut tidak ada pendaftar, maka KPU akan memperpanjang masa pendaftaran selama tiga hari tambahan, yakni 10-13 Maret 2025," ujar Gusman Heryadi.
Kini, peta politik Bengkulu Selatan semakin menarik untuk disimak. Dengan berbagai figur yang muncul dalam bursa PSU, masyarakat menantikan siapa yang akan mendapatkan dukungan mayoritas untuk melanjutkan kepemimpinan di Bengkulu Selatan.
Reporter : Muldianto
Editor : Andrini Ratna Dilla