Uji KIR Kota Bengkulu Kembali Beroperasi, Warga Bisa Nikmati Layanan Gratis

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu, Hendri Kurniawan, di Bengkulu, Jumat (17/01/2025).Foto:Aisyah/Alankanews.com

Alankanews.com,Bengkulu--Pemerintah Kota Bengkulu kembali mengaktifkan layanan Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR) mulai 13 Januari 2025, dan memastikan bahwa pelayanan tersebut akan diberikan secara gratis bagi masyarakat, Jumat (17/01/2025).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu, Hendri Kurniawan, mengungkapkan bahwa pelayanan di Balai KIR kini dilengkapi dengan teknologi terkini untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi layanan. 

"Sejak 2020, kami sudah menggunakan sistem elektronik bukti uji yang terkoneksi langsung dengan kementerian. Pada 2024, kementerian menginstruksikan penambahan alat baru bernama RIPD yang memungkinkan pengambilan foto kendaraan dari berbagai sudut untuk dikirim ke pusat," ujar Hendri.

Namun, pengadaan alat RIPD sempat tertunda pada akhir 2024 karena keterbatasan anggaran. Pada 2025, Pemkot Bengkulu mengalokasikan anggaran sebesar Rp750 juta untuk pengadaan alat tersebut.

Meskipun demikian, Hendri menegaskan bahwa biaya pelayanan di Balai KIR tetap gratis, meskipun masyarakat dapat memberikan sedekah sebesar Rp2 ribu untuk pemeliharaan fasilitas.

 "Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Bengkulu, khususnya pemilik angkutan umum, untuk memanfaatkan layanan ini dengan datang ke Balai Uji KIR yang berlokasi di Kelurahan Surabaya," tambahnya.

Selain melayani kendaraan dari Kota Bengkulu, Balai Uji KIR juga menerima kendaraan dari luar daerah, dengan syarat pemilik kendaraan membawa rekomendasi dari kota asal.

Hendri berharap dengan diaktifkannya kembali layanan uji KIR ini, pelaku usaha transportasi dan masyarakat dapat memastikan kendaraan mereka memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.

Sebelumnya, Dishub Kota Bengkulu sempat menghentikan sementara layanan uji KIR karena pembaruan aplikasi pengujian kendaraan yang belum terunggah sepenuhnya. Layanan kembali dibuka setelah aplikasi sistem pengujian diperbarui dan anggaran yang dibutuhkan telah dipenuhi. 

"Kami berharap dengan pembaruan ini, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan lebih lancar," tutupnya.

Penulis : Aisyah Aprielia Lupti

Editor : Andrini Ratna Dilla