Alankanews.com -- Universitas Bengkulu mulai menerapkan sistem karcis parkir di area gedung belajar pada tahun ajaran baru ini. Kebijakan tersebut menggantikan aturan lama yang sebelumnya membebaskan mahasiswa dan staf memarkir kendaraan tanpa tiket.
Dengan sistem baru, setiap pengendara akan menerima karcis saat memasuki area parkir. Saat keluar, petugas memindai barcode pada karcis untuk mencocokkan dengan nomor kendaraan. Mekanisme ini dinilai sebagai upaya meningkatkan keamanan sekaligus menertibkan arus kendaraan di lingkungan kampus.
Salah satu mahasiswa FISIP, Feddrick, menilai kebijakan tersebut membawa dampak positif. “Adanya karcis parkir ini berdampak baik di gedung belajar Universitas Bengkulu. Masalah seperti kehilangan atau motor yang dipindahkan bisa diminimalisir, jadi lebih aman,” ujarnya, (16/8/2025).
Senada, mahasiswa lain bernama Viora mengakui sistem ini bermanfaat, meski dinilai menimbulkan kendala baru. “Perubahan ini bagus untuk meningkatkan keamanan. Tapi agak menyulitkan karena membuat antrean panjang, apalagi kalau sudah terlambat kuliah. Karcis juga rawan hilang, harapannya ke depan bisa diganti pakai KTM,” ungkapnya.
Pihak kampus menyebut penerapan karcis parkir bertujuan menekan kasus kehilangan barang yang beberapa kali dilaporkan, seperti helm dan perlengkapan kendaraan lainnya.
Reporter : Cyntia P
Editor : Gita KMS