Alankanews.com, Bengkulu -- Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi memberikan ultimatum tegas kepada para pedagang di kawasan Pantai Panjang yang melanggar aturan dan mengganggu pemandangan pantai. Ia meminta agar lapak yang tidak sesuai ketentuan segera dibongkar sendiri oleh pemiliknya paling lambat tanggal 30 April 2025.
Untuk menegakkan aturan ini, Dedy telah menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu untuk bertindak tegas. Jika imbauan tidak diindahkan, maka pembongkaran akan dilakukan secara paksa oleh petugas.
“Kami ingin Pantai Panjang menjadi kawasan wisata yang tertata, bersih, dan menarik. Semua ini demi kebaikan bersama dan peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Wali Kota Dedy.
Kepala Bidang Penegak Peraturan Daerah (PPD) Satpol PP, Feryzon, menjelaskan bahwa kawasan Pantai Panjang telah dibagi ke dalam beberapa zona, di mana hanya zona tertentu yang diperbolehkan untuk aktivitas perdagangan.
“Dari kawasan Pasir Putih sampai ke area AW diperbolehkan untuk berjualan. Namun, dari AW ke arah Hotel Marina harus steril dari pedagang. Tidak boleh ada lapak maupun pondok di situ,” tegas Feryzon, Rabu (23/4/2025).
Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa area dari Hotel Marina sampai jembatan diperkenankan untuk aktivitas berdagang. Begitu pula dari jembatan depan Bencoolen Mall hingga Taman Bonsai. Namun dari Taman Bonsai ke area jualan ikan asin hingga melewati Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), dilarang digunakan untuk berjualan. Zona berikutnya yang kembali diperbolehkan adalah dari area setelah DKP hingga ke Pantai Zakat.
“Imbauan akan terus kami lakukan, namun jika tidak ada tindakan dari pedagang, maka kami akan bertindak sesuai instruksi Wali Kota,” tambah Feryzon.
Wali Kota Dedy menekankan bahwa penataan ini bukan untuk menyulitkan pedagang, melainkan demi kepentingan jangka panjang. Ia berharap Pantai Panjang menjadi ikon wisata yang nyaman dan indah, yang bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Jika kawasan ini tertata dengan baik, wisatawan akan betah, ekonomi lokal tumbuh, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga meningkat. Jadi mari kita jaga bersama keindahan pantai kita,” tutup Wali Kota.
Reporter : Cyntia P
Editor : Gita KMS