Pasca Aksi Demo, DPRD Bengkulu Perketat Pengamanan

Pasca aksi unjuk rasa pada Jumat (30/8/2025), Kantor DPRD Provinsi Bengkulu meningkatkan pengamanan internal dengan menambah personel Satpol PP untuk mendukung lima petugas satpam reguler. Foto : Cyntia/Alankanews.com

Alankanews.com -- Pasca aksi unjuk rasa pada Jumat (30/8/2025), Kantor DPRD Provinsi Bengkulu meningkatkan pengamanan internal dengan menambah personel Satpol PP untuk mendukung lima petugas satpam reguler.

Sekretaris DPRD Provinsi Bengkulu, Mustarani Abidin, mengatakan langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi aksi susulan sekaligus meminimalkan risiko kerusakan. “Pasca unjuk rasa kemarin, kantor DPRD mengalami sejumlah kerusakan. Selain pagar, beberapa titik kaca kantor juga pecah. Saat ini kami masih menghitung total kerugian,” ujarnya, Senin (1/9/2025).

Selain memperkuat pengamanan, pihak sekretariat juga menambah fasilitas keamanan, seperti pemasangan lima unit CCTV baru dan lampu penerangan di area depan gedung atas rekomendasi kepolisian. Mustarani menegaskan, teknis pengamanan tetap berada di bawah kendali kepolisian, termasuk penyediaan kendaraan taktis.

Ia menyebut, peningkatan pengamanan akan diberlakukan selama 10 hari ke depan menyusul informasi akan adanya gelombang aksi lanjutan dari mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Meski demikian, aktivitas sekretariat dan anggota dewan tetap berjalan normal. “Belum ada instruksi WFH, jadi seluruh pegawai tetap bekerja seperti biasa,” katanya.

Terkait kerusakan mesin ATM di sekitar Kantor DPRD, Mustarani memastikan peristiwa itu terjadi setelah aksi mahasiswa berakhir. “Kerusakan ATM terjadi malam hari, bukan bagian dari aksi unjuk rasa. Saat ini sudah ditangani pihak kepolisian,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, menyatakan pengamanan di kantor DPRD bersifat rutin. “Tidak ada pengamanan khusus, semuanya berjalan sebagaimana biasanya,” ujarnya.

 

Reporter : Cyntia P

Editor : Gita KMS