Warga Desa Selali kesulitan Mendapatkan Air Bersih Akibat Air Sungai Menghitam

Warga Bengkulu Selatan Mencari air bersih. Sabtu (14/10)/ (Foto : Iksan)

Alankanews.com, Bengkulu—Musim kemarau berkepanjangan yang saat ini belum juga berakhir mengakibatkan beberapa kecamatan di Provinsi Bengkulu kekurangan air bersih, salah satunya Bengkulu Selatan. 

Hal ini mengakibatkan sejumlah warga berburuh air bersi, ke tempat-tempat yang memiliki sumber mata air yang besar dan juga biasanya mencari air di sungai. 

Tetapi saat ini beberapa sungai di Bengkulu Selatan yang selama ini dijadikan tempat mengambil air oleh warga malah diduga tercemar akibat limbah pabrik.

Salah satunya adalah air sungai Selali kecamatan Pino raya yang berubah warna menjadi hitam.

Diduga air sungai berubah warna karena terkontaminasi limbah pabrik pengelolaan kelapa sawit milik PT SBS.

Akibat dari cemaran tersebut, warga tidak bisa lagi memanfaatkan air sungai Selali untuk kebutuhan air bersih rumah tangga.

Selama ini warga Desa Nanjungan dan Pasar Pino mengambil air bersih dari PT. SBS.

Namun  saat ini PT. SBS telah membatasi bantuan air kepada masyarakat.

Sungai Air Selali yang dulunya menjadi pelarian warga saat musim kemarau, tidak bisa diandalkan lagi. Sebab air sungai sudah menghitam, diduga tercemar limbah PT. SBS.

 

Penulis : Beta Kurnia